Saat memasuki daratan, mungkin sulit untuk mengatasi komponen angin silang dengan cepat. Ada 2 metode cepat yang saya tahu untuk dapat melakukan ini dan ketika Anda memahaminya, pilih salah satu yang paling cocok untuk Anda.
Yang pertama dikenal sebagai kode jam dan dengan itu Anda berasumsi bahwa setiap angin yang lebih dari 60 derajat dari arah landasan pacu adalah angin silang berkekuatan penuh. Jadi jika mendarat di katakanlah runway 27 yang berjarak 270 derajat dari Utara, maka jika arah angin kurang dari 210 atau lebih dari 330 derajat, berapa pun kekuatannya dianggap sebagai angin silang penuh. Jadi jika kecepatan angin katakanlah 200 dengan kecepatan 15 knot maka itu adalah angin silang dengan kecepatan 15 knot.
Sekarang untuk mengetahui berapa banyak angin silang yang ada di antara 60 derajat di kedua sisi landasan pacu, Anda bayangkan bahwa jumlah derajat dari arah tersebut adalah jumlah menit sepanjang satu jam. Lalu bayangkan seberapa jauh jarak putaran jam tersebut, dan proporsi putaran jam tersebut adalah proporsi kekuatan angin.
Jadi jika arah angin berbeda 20 derajat, misalnya 290 dengan kecepatan 30 knot, maka 20 menit adalah sepertiga putaran jam, sehingga komponen angin silang adalah sepertiga dari 30 knot, yaitu 10 knot.
Jika landasan pacu adalah 03 yaitu 030 derajat, dan kecepatan angin adalah 070 pada kecepatan 20 knot, ini adalah 40 derajat dari arah landasan pacu, dan 40 menit putaran jam hampir tiga perempat putaran putaran jam sehingga kecepatan angin silang adalah tiga perempat dari 20 atau 15 knot.
Karena kekuatan dan arah angin selalu berubah-ubah, Anda tidak perlu terlalu akurat dalam perhitungan. Jika suhu angin kira-kira 30 derajat, itu adalah setengah kekuatan sehingga kira-kira setengah dari kekuatan angin adalah komponen angin silang. Penurunan 45 derajat adalah 3/4 kekuatan angin dan 60 derajat atau lebih kekuatan penuh.
Cara lain yang mudah untuk menghitung komponen angin silang dan angin arah adalah dengan menggunakan rumus matematika sederhana ini.
Untuk menghitung lintas angin. Jika anginnya 30 derajat dari hidung itu adalah.5 kekuatan angin, 45 derajat off.7 kekuatan angin, 60 derajat off itu.9 kekuatan angin, dan jika 90 derajat maka jelas itu kekuatan penuh. Hal ini juga berlaku pada penerbangan lintas negara, dan untuk melatih komponen lintas angin saat mendarat.
Kalau misalnya saat hendak mendarat anginnya 60 derajat dari arah landasan, maka itu adalah 0,9 kali kekuatan angin, maka dengan menggunakan aritmatika sederhana pada angin 20 knot cukup kalikan 9 dengan 2 yaitu 18 knot. Untuk kecepatan angin 30 knot dan 45 derajat off the runway heading perhitungannya adalah 3 X 7 yaitu 21 komponen cross wind. Jika seperti saya, Anda mempelajari tabel perkalian saat masih kecil, ini mudah.
Jika Anda membalik rumusnya, Anda dapat menggunakannya untuk menghitung komponen angin kepala atau angin ekor juga. Jadi jika angin mengarah langsung ke arah Anda, maka kekuatannya penuh, jika menyimpang 30 derajat berarti 0,9 kekuatan penuh, 45 derajat menyimpang 0,7 kekuatan penuh, dan 60 derajat berarti setengah kekuatan.
Jika menyimpang 90 derajat maka tidak ada komponen angin kepala dan ekor. Namun perlu diingat bahwa angin kencang apa pun akan memengaruhi pesawat dengan cara melayang dan berubah menjadi angin yang berarti Anda harus terbang di jalur yang lebih panjang daripada jalur lurus sehingga akan selalu memperlambat Anda. Semakin kuat anginnya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan Anda.
Jika angin datang dari belakang Anda, maka proporsi yang sama dapat diterapkan untuk menghitung komponen angin ekor, jadi jika jaraknya 30 derajat dari ekor Anda, maka itu adalah 0,9 kekuatan angin dan seterusnya.
Untuk melakukan pengalihan, Anda dapat menerapkan persentase ini ke kecepatan udara Anda untuk mendapatkan kecepatan gerak, dan kemudian untuk menghitung penyimpangan, interpolasi juga rumus berikut. Rumusnya adalah pada kecepatan udara 120 knot, separuh komponen angin silang adalah melayang. Namun sebagian besar pesawat ringan terbang sedikit lebih lambat dari ini, sehingga penyimpangannya lebih besar. Jadi jika Anda terbang dengan kecepatan 90 knot maka arus Anda akan menjadi 25% lebih dari setengah arus karena 90 knot adalah 75% dari 120 knot, jadi Anda menambahkan perbedaan pada arus tersebut.
Metode ini dapat digunakan untuk menghitung arah dan kecepatan gerak dengan cepat jika pengalihan diperlukan, atau jika Anda ingin memeriksa perhitungan Anda setelah menggunakan komputer untuk merencanakan perjalanan Anda.